Fri. Sep 25th, 2020

“PERUBAHAN KECIL YANG GURU LAKUKAN SECARA SERENTAK AKAN MENGGERAKAN INDONESIA”.

2 min read

BANDUNG-JARRAKPOSKUPANG.COM- Upacara Peringatan Hari Guru Nasional Tingkat Provinsi Jawa Barat hari ini (Senin, 25/11/2019) dipusatkan di Lapangan Gasibu Kota Bandung yang berada persis di depan Gedung Pemerintahan Provinsi Jawa Barat yang terkenal dengan Gedung Sate. Acara dihadiri Forkopinda Provinsi Jawa Barat dan Guru-guru perwakilan dari setiap sekolah yang ada di Jawa Barat. Kepala Divisi Administrasi Ceno Hersusetiokartiko turut menghadiri Upacara Peringatan Hari Guru Nasional tersebut.

Bertindak sebagai Inspektur upacara pada Upacara Peringatan Hari Guru Nasional Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2019 adalah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menyampaikan dalam amanat yang dibacakan Inspektur Upacara “Biasanya tradisi Hari Guru dipenuhi oleh kata-kata inspiratif dan retorik. Mohon maaf, tetapi hari ini pidato saya akan sedikit berbeda” tulisnya dalam pidato.

Baca Juga :  Hasil Rapat Kerja DPR RI Dan Pemerintah, Pilkada Serentak Tetap Berlangsung 9 Desember

Nadiem menyatakan tugas guru di Indonesia adalah yang termulia sekaligus yang tersulit. Nadiem menyoroti beberapa tugas sulit guru, seperti membentuk masa depan bangsa. Tugas sulit guru lainnya adalah membantu murid untuk tidak ketertinggalan di kelas.

Namun semua tugas guru tersebut dibarengi oleh bebannya mengurusi aturan dan tugas administratif. Ditambah lagi dengan desakan kurikulum yang padat, ukuran kemampuan berkarya, hingga tidak adanya kepercayaan untuk berinovasi.

Hingga akhirnya, Nadiem Makarim mengajak semua guru di Indonesia dari Sabang hingga Merauke untuk melakukan perubahan kecil. Ada 5 perubahan kecil yang ia tekankan supaya dilakukan di dalam kelas.

Baca Juga :  Extra Ordinary Rencana Bubarkan 18 Lembaga,Pengamat Emrus:"Bubarkan Juga Lembaga Rendah Manfaat

Berikut perubahan kecil yang dimaksud:
Ajaklah kelas berdiskusi, bukan hanya mendengar.
Berikan kesempatan kepada murid untuk mengajar di kelas.
Cetuskan proyek bakti sosial yang melibatkan seluruh kelas.
Temukan suatu bakat dalam diri murid yang kurang percaya diri.
Tawarkan bantuan kepada guru yang sedang mengalami kesulitan.

Menurut Nadiem di akhir pidatonya yang dibacakan Inspektur Upacara menyampaikan, “Apapun perubahan kecil itu, jika setiap guru melakukannya secara serentak, kapal besar bernama Indonesia pasti akan bergerak”. tandasnya.

Jarrakposkupang.com/Mario Langun
Editor: Uta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *