Wed. Sep 30th, 2020

Kontroversi Pasar Wairkoja Di Sikka Ini Tawaran Solusi Mahasiswa.

2 min read

SIKKA–JARRAKPOSKUPANG.COM
Opini ini disampaikan oleh Yohanes Fandi ,Mahasiswa Undana Kupang dan Kabid Pendidikan Permasi Kupang memberikan solusi mengenai pasar Wairkoja di Kab.Sikka yang mengundang banyak kontroversi.

Berbicara mengenai Pasar Wairkoja yang tepatnya di Kecamatan Kewapente Kab.Sikka ada beberapa hal kontroversi yang perlu saya tulis dan kita bahas bersama di dalam tulisan sederhana ini,sudah sekian lama pasar Wairkoja di buat sebagai solusi dari Pemerintah agar Geliting bebas dari masalah kemacetan namun bagi sebagian masyarakat dan pedagang,solusi ini bukan merupakan sebuah solusi tepat terhadap mereka mari kita lihat beberapa hal ini.

Pasar merupakan tempat di mana bertemunya pejual dan pembeli untuk melakukan transaksi jual dan beli.Ada beberapa hal yang harus di perhatikan seperti lokasi pasar yang strategis agar mudah di jangkau oleh konsumen dan tidak mengakibatkan penjual bangkrut.Di Pantau dari segi Lokasi,pasar ini terletak di Kecamatan Kewapante Kabupaten Sikka yang menuai banyak kontroversi yang sampai saat ini belum juga tuntas karena tidak jauh dari pasar ini,terdapat pasar Geliting yang berdiri sebelum pasar wairkoja di bangun.

Baca Juga :  KRISIS COVID-19: PERLU SEBUAH REFLEKSI ROHANI DALAM JIWA

Oleh sebab itu terbentuknya dua kubuh perdagangan seperti pedagang yang ada di pasar Geliting yang terus berjualan walau hampir setiap hari di tertibkan.
Pasar Wairkoja ini didirikan 11 Tahun lalu menggunakan Dana alokasi khusus dari kemanterian perindustrian dan perdagangan.Pada tahun 2018 terbuai satu kontroversi karena pasar wairkoja sepi dari pengunjung.Di kutip dari cendana news bahwa para pedagang memintah pemerintah melarang pendagang berjualan di pasar Geliting yang suda di tutup dan harus pindah ke pasar Wairkoja.

Seiring berjalanya waktu pada tahun 2019 juga terjadi hal yang sama pada bulan April .Pada April 2019 itu para pedagan pasar Wairkoja juga meminta agar pedagang di pasar Geliting di pindahkan ke Wairkoja karena pengunjung pasar Wairkoja sepi diakibatkan oleh pedagang pasar Geliting yang masih berjualan di badan jalan Negara.

Upaya Pemerintah menutup pasar Geliting dan menertibkan pedagang selalu di lakukan bahkan sampai tahun 2020 bebrapa Waktu lalu juga terjadi penertiban pedagang pasar Geliting yang menimbulkan banyak kontroversi di media sosial.Menurut saya bahwa solusi yang di lakukan oleh pemerintah saat ini belum tepat sasaran pada masalah.

Baca Juga :  KEADILAN RESTORATIF SEBAGAI SOLUSI DALAM PENYELESAIAN PIDANA ANAK

Lalu apa sebabnya?
Semua masalah yang terjadi pasti ada sebuah sebab oleh karena itu mari kita melihat sebab yang terjadi,menurut pendapat sederhana saya bahwa letak pasar Wairkoja yang jauh dari pusat keramaian sehingga menyebabkan pasar wairkoja sepi tanpa pengunjung.Untuk sampai ke pasar waikoja pengunjung harus merogo gocek lagi.

Lalu apa solusinya?
Solusi yang saya tawarkan ini juga sangat sederhana melihat dari kasus-kasus itu saya menawarkan agar mempercepat pembanguna akses jalan menuju pasar Wairkoja dan percepat pembangunan terminal supaya pengalihan pusat keramaian ke Wairkoja kecamatan kewapante dan juga membangun badan usaha milik daerah yang membelih hasil komoditi masyarakat agar masyarakat setelah menjual hasil komoditinya dapat berbelanja di pasar Wairkoja tersebut.

Jarrakposkupang.com/YL
Editor: Uta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *