Berita

Seekor Ular Sanca Bergelantung di Atap Rumah Warga Australia, Dua Ekor Ular Sejenis Juga Ditemukan di Gerobak dan Rumah Warga Jakarta

Jarrakposbengkulu.com | Seekor ular sanca (Pythonidae) berukuran dua meter bergelantung dari atap rumah warga melahap seekor possum.

Momen mengerikan ini terjadi di Sunshine Coast di Queensland, Australia, Rabu (13/5/2020) pagi.

Empunya rumah sampai harus memanggil Stuart McKenzie, pawang ular terkenal di Australia, untuk mengevakuasi ular tersebut.

Saat tiba di lokasi, Stuart sempat tercengang melihat separuh tubuh satwa buas itu menjuntai dari atap ke bawah sembari melahap seekor possum.

Tak ingin menggangu sarapan sang ular, Stuart akhirnya memilih menunggu selama satu jam hingga ular tersebut tuntas menyantap mangsanya.

Seekor ular sanca menjuntai dari atap rumah warga di Australia sambil melahap seekor possum. (Foto: caters news)

Seekor ular sanca menjuntai dari atap rumah warga di Australia sambil melahap seekor possum. (Foto: caters news)

“Saya mendapat telepon dari kediaman warga setelah melihat python di atap teras belakang rumah mereka dan mendengar sedikit keributan,” kata Stuart dikutip dari 7news.com.au.

Ketiba Stuart tiba, ular itu baru saja mulai menelan seekor possum tersebut. Oleh karena itu, dia memilih untuk menunggunya sebelum melakukan evakuasi.

“Aku tahu jika aku mencoba mengambilnya tepat pada saat itu, kemungkinan dia akan menjatuhkan makanannya dan tidak mau memakannya lagi,” katanya.

“Butuh waktu sekitar satu jam untuk memakan sepenuhnya, jadi aku hanya duduk bersama warga sambil menyaksikan dan menunggu sampai dia selesai dengan makanannya,” sambung Stuart.

Setelah selesai melahap possum, Stuart langsung memindahkan ular itu dari atap rumah. Dia pun lanjut melepaskannya ke daerah semak belukar sehingga ular sanca tersebut

bisa mencerna makanannya dengan tenang.

“Kami membawanya kembali ke semak-semak jauh dari rumah,” kata Stuart.

“Dia akan menemukan tempat yang bagus dan hangat untuk mencerna makanan besar itu selama minggu depan,” sambungnya.

Terpisah, seekor ular sanca juga ditemukan bersarang di bawah lantai keramik rumah warga Cipayung, Jakarta Timur, Minggu (17/5/2020) dini hari.

Ular itu memiliki panjang sekitar 3,5 meter.

Setelah mendapat laporan, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) DKI Jakarta langsung bergegas ke lokasi.

Meski sempat kewalahan, petugas akhirnya berhasil mengevakuasi ular tersebut.

“Proses evakuasi sulit, karena ular berada di bawah keramik dapur,” kata Kepala Seksi Operasional Damkar Jakarta Timur Gatot Sulaeman, seperti dikutip dari detik.com, Senin (18/5/2020).

Seekor ular sanca dievakuasi petugas Damkar setelah bersembunyi di bawah lantai keramik warga Jakarta. (Foto: istimewa)

Seekor ular sanca dievakuasi petugas Damkar setelah bersembunyi di bawah lantai keramik warga Jakarta. (Foto: istimewa)

Gatot mengatakan, laporan keberadaan diperoleh pihaknya dari seorang pengusaha kuliner makanan pada Minggu (17/5/2020) dini hari.

Pihaknya langsung menerjunkan lima orang personel ke lokasi.

Karena berada di bawah lantai, petugas harus membongkar satu per satu keramik sebelum menarik ular itu keluar dari sarangnya.

Proses evakuasi berlangsung selama 1,5 jam.

“Lokasinya berada tepat di bawah mesin pompa air,” kata Gatot.

Kini ular itu sudah diserahkan ke pihak BBKSDA setempat.

“Kami akan kirim tangkapan ular ini ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA),” ujar Gatot.

Masih di Jakarta, seekor ular sanca juga Kembali ditemukan oleh warga sepanjang tiga meter juga ditemukan di gerobak motor Petugas Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) di Jalan Komplek Sandang II No.2 RT005 RW 010, Palmerah, Jakarta Barat, Jakarta.

“Sebanyak enam petugas kami kerahkan untuk mengevakuasi ular sanca. Kami terima laporan pukul 14.00 WIB,” kata Kasie Ops Pemadam Kebakaran Jakarta Barat Eko Sumarno dikutip dari Antara, Senin (18/5/2020).

Seekor ular sanca berada di gerobak motor petugas PPSU Jakarta. (Foto: Antara)

Seekor ular sanca berada di gerobak motor petugas PPSU Jakarta. (Foto: Antara)

Eko mengatakan, laporan keberadaan sanca itu disampaikan oleh seorang personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Barat.

Petugas Damkar sektor Palmerah pun langsung bergegas menuju ke lokasi.

Dibutuhkan waktu sekitar 40 menit untuk mengevakuasi dan memasukkan ular tersebut dalam karung.

“Tidak ada kesulitan berarti saat evakuasi ular. Hal itu lantaran lokasi yang mudah dijangkau,” ujar Eko.

Editor: GR

Warta : L89

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close