Sun. Sep 27th, 2020

Penyebab Pasti Santri Hidayatul Qomariyah Bengkulu Yang Dilarikan Ke Rumah Sakit Belum Diketahui.

2 min read

Jarrakposbengkulu|Senin, 24 Agustus 2020, Pukul 11.30 Wib, Crew Jarrakpos Bengkulu mengunjungi secara langsung Pondok Pesantren Hidayatul Qomariyah Padang Serai Kota Bengkulu untuk menelusuri penyebab kepastian santri yang dilarikan kerumah sakit akibat pusing, mual, muntah dan kejang-kejang. Sebab 9 hari sebelum nya, kejadian serupa terjadi dengan santri ponpes tersebut. Ratusan santri dilarikan kerumah sakit dengan gejala yang sama.

Menurut penuturan Ibu Ainun, salah satu dari pihak ponpes tersebut yang berhasil ditemui dilokasi ponpes mengatakan kepada jarrakpos ” Kronologi kejadian berawal selepas isya, santri ada 10 orang yang mengalami pusing, mual, dan muntah. Setelah itu nambah 3 orang menjadi 13 orang, dan 13 orang santri langsung diantar ke pengasuh. Tak berapa lama kemudian, ada beberapa santri seperti kesurupan dan berteriak-teriak. Akibatnya ke 13 santri tadi langsung dibawa ke RSUD kota Bengkulu untuk mendapatkan perawatan, dan beberapa santri ikut berturut-turut dibawa ke Rumah Sakit hingga berjumlah 61 orang.” Pungkasnya

Sementara keterangan dari bapak anam, salah satu guru diponpes tersebut” untuk penyebab pasti nya belum diketahui, sebab dari kejadian pertama dari dinas kesehatan yang berwenang memutuskan apakah hasil nya keracunan atau hal lain belum keluar. Dan kejadian yang kedua juga sudah diambil sampel nya. Kalau memang penyebabnya keracunan makanan, banyak santri yang kemarin ikut makan ada yang tidak terkena, dan juga kalau penyebab nya dikarenakan telat makan, ada beberapa santri yang makan tidak terkena. Kalau menurut saya, ini bisa jadi karena adanya hal-hal gaib. Karena saya tadi ditelpon, ada 2 santri kerasukan dirumah sakit. Maka dari itu, kita langsung dzikir dan mendekatkan diri kepada yang mahakuasa. Mungkin ini diluar logika, tapi ini lah yang terjadi. Kita ga bisa memastikan ini keracunan atau tidak sampai sampel penelitian dari dinas kesehatan sudah keluar.” Ujarnya

Baca Juga :  AMA-Kupang Gandeng Tiga OKP Bahas Kepemimpinan Perempuan

Terpisah, Ibu Rosminiarty camat kampung melayu yang mendampingi dan meninjau langsung dilokasi ponpes mengatakan kepada crew jarrak pos mengatakan” Kalau dari pihak kecamatan hanya bisa memberikan pelayanan, sebab ponpes ini adalah aset kecamatan kampung melayu. Karena hanya ponpes hidayatul qomariyah ini yang ada di kecamatan kampung melayu. Untuk para korban santri sudah dilayani semaksimal mungkin, ambulan sudah kita kerahkan semua untuk membawa korban santri ke RSUD. Untuk tindak lanjut, pihak kecamatan akan terus memberikan masukan untuk apa yang mereka lakukan seperti menjaga kebersihan, makanan yang bergizi, serta masalah untuk sanitasi, serta sumber air minum. Untuk langkah kedepan yang kita ambil, kita akan berkordinasi dengan pihak kesehatan yang telah mengambil data, jadi solusi nya nanti berdasarkan data temuan yang sudah diambil pihak kesehatan. Untuk penyebabnya, kita sudah mendapat informasi dari pihak BPOM bahwa hasil nya sudah keluar dan sudah diserahkan ke dinas kesehatan. Pihak kecamatan sudah berkordinasi, untuk hasilnya diumumkan mungkin hari ini atau besok.”tutup ibu Rosminiarty

Baca Juga :  ASISTEN III SETDA PROV NTT BUKA LOKAKARYA 2 DISDIKBUD NTT

Terpantau di lokasi ponpes, pihak kepolisian sudah memasang garis polisi di sekitar dapur, dan sepuluh santri yang memasak pada waktu kejadian sudah dibawa untuk dimintai keterangan. Sementara dari pihak BPOM mengambil sampel dilokasi untuk keperluan penelitian.

Wartawan: FS,RD,JS

Editor: B.Simatupang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *