March 7, 2021

KASUS PENGANIAYAAN RIRIN AFRIYANTO OLEH OKNUM DEWAN DINYATAKAN P21.

2 min read

Kaur, Jarrakpos.com -Saat di konfirmasi tim jarrak pos Bengkulu pada hari Rabu 10/02/2021 yang langsung menemui kasi Intel Kejari kabupaten kaur atas kasus penganiayaan Ririn Afrianto oleh oknum DPR kabupaten kaur fraksi PBB kasi Intel Kejari kabupaten kaur menyampaikan kepada tim Jarrak pos terkait teknis proses kasus tersebut adalah kasi Pidum namun apabila kasi Pidum berhalangan maka kasi Intel akan menjelaskan tentang perkara tersebut, kasi Intel Kejari kabupaten kaur menjelaskan juga bahwa kasus oknum DPR kabupaten kaur Fraksi PBB sudah dinyatakan P21 yang mana di nyatakan oleh jaksa penuntut umum saksi dan barang bukti lengkap, dan siap untuk di lanjutkan ke ranah persidangan , kasi Intel Kejari kabupaten kaur menjelaskan hanya saja saat ini sebelum proses pelimpahan kepengadilan ada yang nama nya tahap ke dua ,yaitu penyerahan tersangka dan barang bukti kepada kejaksaan dari pihak kepolisan.hal ini yang belum di agendakan ,rencananya Minggu ini karena ada beberapa hal yang harus dikerjakan pihak Kejari kabupaten kaur kemungkinan Minggu depan akan di jadwalkan untuk tahap kedua ,

Baca Juga :  KODIM 1604 /KUPANG GELAR KOMSOS DENGAN KBT

tim Jarrak pos juga mempertanyakan melalui kasi Intel Kejari kabupaten kaur sampai saat ini masyarakat terus mempertanyakan  masalah kasus penganiayaan ini,sebab belum juga ada penahanan terhadap tersangka alasan nya seperti apa, kasi Intel Kejari kabupaten kaur memberikan penjelasan kepada tim Jarrak pos sebelum nya untuk penahanan tersangka itu masih ranahnya kepolisian bukan ranahnya kejaksaan penahan sifatnya subjektif tergantung pejabat yang berwenang melihat situasionalnya dalam konteks secara objektif berdasarkan pasal 21 kitab pidana 351 KHUP bisa di tahan tetapi secara subjektif harus

berdasarkan penilaian pejabat yang berwenang layak tidakanya ,karena ada syarat- syarat disana apakah nanti terdakwa melarikan diri, menghilangkan barang bukti,akan mengulangi tindakan pidana itu akan menjadi pertimbangan pejabat apakah orang ini komferatif apa tindakan dalam proses di dalam perkara tersebut sehingga pertimbangan subjektif dalam perkara bersangkutan memang kita kembalikan ke pejabat berwenang apabila pihak kepolisian tidak melakukan penahanan kita tinggal tanya sama pihak kepolisian nantipun dilimpahkan kejaksaan mungkin kitapun ada pertimbangan juga apakah nanti layak ditahan atau tidak ditahan. Kasi Intel Kejari Bapak A Ghufroni,SH.MH. juga menanggapi soal kasus penganiayaan Ririn Afrianto sejauh ini berdasarkan analisa jaksa penyidik terhadap perkara hukum sudah dinyatakan P21 berarti secara administrasi kejaksaan ketika suatu perkara itu menyatakan P21 secara alat bukti secara dugaan tindak pidana sudah mencukupi untuk di lanjutkan ke persidangan ,

Baca Juga :  Sebelum TMMD Mengatasi Kesulitan Rakyat Di Amarasi Timur Kodim Kupang Gelar Komsos

Harapan kasi Intel Kejari kabupaten kaur untuk masyarakat luas di kabupaten kaur khusus Penanganan perkara penganiayaan oleh oknum DPR kabupaten kaur fraksi PBB kepada Ririn Afrianto ini untuk tidak beraksi. serahkan lah semua kepada penegak hukum karena proses hukum kita ini ada jalur dan prosedur nya ,karena Negara kita negara hukum ,biarlah penegak hukum yang memberikan ganjaran kepada pelaku- pelaku yang terlibat , janganlah masyarakat beraksi dan melakukan perbuatan -perbuatan tidak bener secara hukum , tutup nya.

Wartawan : FS

Editor : Dori limbeng

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *