Bengkulu Tengah, Jarrakpos.com-Generasi Sosial Peduli Indonesia(GSPI) mendorong Pemda Bengkulu Tengah mengadakan Isbad nikah terpadu.

Audensi GSPI Bengkulu bersama Bupati Bengkulu Tengah hari Jumat (05/03/2021) di Kantor Bupati Bengkulu Tengah yang hadir dalam undangan tersebut Asisten  III Sekda Bengkuku Tengah mewakili Bupati Bengkulu Tengah , Mun Gumri SH MH, Kesra Drs. Sri Widodo S.Sos, Kepala KUA Abdul Pani dan wakil Ketua pengadilan Agama Argamakmur.

Dalam pembahasan audensi tersebut agar di laksanakan Isbad Nikah terpadu di Kabupaten Bengkulu Tengah yang mendorong tertib administrasi ke pendudukan, sesuai hasil penemuan GSPI Bengkulu di Bengkulu tengah ada sekitar dua ribu pasutri belum mempunyai buku nikah patut di perhatikan agar mereka dapat program pemerintah yang tidak dapat sasaran.

Baca Juga :  ASNER MENANG, PILKADA SIANTAR BERJALAN KONDUSIF

Ketua GSPI Bengkulu Jonson Manik mengatakan sesuai data yang pernah di peroleh tahun 2018 ada sekitar 25.000 pasutri di Provinsi Bengkulu yang belum punya buku nikah dan telah di bahas di Provinsi Bengkulu supaya Pemerintah Provinsi  mendorong penyelesaian administrasi kependudukan. Kakanwil Agama, serta Ketua Pengadilan Tinggi Agama sangat mendorong kala itu tapi pihak Pemprov Bengkulu tidak merealisasinya.

Baca Juga :  Guna Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19 Disinfektan Kembali disemprotkan Di Desa Talang Tais

Pemda Seluma sangat menyambut program Isbad Nikah terpadu dilaksanakan dengan Kadepag Seluma secara massal 830 pasutri di bagikan oleh Deputi IV Kantor staf Presiden secara simbol di Gedung persada di prakasai Relawan Jokowi di pimpin ketua GSPI Bengkulu saat ini. Karya tersebut mendorong Pengadilan Agama Seluma terbaik di Indonesia tahun 2019 menyelesaikan isbad terbanyak di Indonesia kala itu Pengadilan Agama seluma belum mempunyai kantor tetap di Seluma.; Uangkap Jonson Manik

 

Wartawan : Ferdinan

Editor : Limbeng

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here