Bengkulu ,Jarrakposbengkulu.com  Di Indonesia sudah banyak sekali Perguruan tinggi yang melahirkan Gelar Doctor,bahkan Profesor,Namun Gelar itu Bukanlah jaminan untuk bisa merubah tingkah laku seseorang.

Mungkin Banyak Perguruan tinggi di Indonesia Yang Menghasilkan orang-orang Pintar Tapi Belum tentu Terdidik,Terbukti Masih banyaknya Penjahat Yang bergelar Sarjana,Bahkan ada profesor yang harus Mendekam didalam penjara.Bisa jadi formalnya pendidikan di Indonesia Hanya Mengajarkan ilmu pengetahuan dan tekhnlogi saja sehingga berhasil mencetak orang menjadi semakin pintar.

Tapi disayangkan Dalam Hal Budi Pekerti tidak banyak diajarkan ,padahal budi pekertilah akan membuat orang menjadi terdidik.

Kurangnya ilmu Budi pekerti inilah yang Membuat orang-orang pintar terkesan tidak terdidik,sehingga banyak sekali orang pintar  melakukan tindakan yang memalukan atau melanggar Hukum seperti Korupsi,Bahkan Yang anehnya lagi Di Negeri kita Indonesia  ini Koruptor yang memiliki gelar banyak tidak pernah merasa malu sedikitpun kepada rakyat atau publik.

Baca Juga :  Kawal Penyaluran BLT,Ini Harapan Babinsa 1604-10/Batakte

Kalau kita lihat para koruptor di Indonesia bukanlah orang-orang bodoh yang mememiliki pendidikan rendah ,namun Kebanyakan dari mereka adalah akademisi alias orang-orang yang sukses dari sisi akademik.

Dikutip dari pernyataan KH Mustofa Bisri (Gus Mus), Pengasuh Ponpes Raudlatut-Thalibin, Rembang, Jateng, ketika beliau menjadi salah satu pembicara dalam sebuah seminar nasional di Universitas Diponegoro, Semarang, dengan tema “Mengembangkan Spiritualitas dalam Keluarga”, Rabo  9/10/2013

Baca Juga :  Peduli Terdampak Covid-19,Babinsa Koramil 1604-05/Camplong Bagikan Paket Sembako Untuk Warga

“Jangan heran sekarang banyak orang pintar, tetapi tidak terdidik. Bagaimana mau mengatakan orang itu terdidik kalau ia menduduki puncak kedudukan paling mulia, paling bermartabat, dan ditangkap KPK,”

Sedikit  kesalahan sistem pendidikan di Indonesia adalah membiarkan anak didiknya menggunakan segala cara untuk memperoleh hasil yang ditargetkan. padahal proses untuk memperoleh hasil yang diinginkan juga harus diperhatikan.

Dari itu marilah kita sama-sama mendidik fikiran dan hati kita dengan ilmu pengetahuan,technologi dan juga budi pekerti agar tujuan pendidikan tidak hanya menjadikan kita orang pintar namun harus memiliki budi pekerti agar dapat berbuat dan melakukan hal dengan tujuan Lebih baik.

Editor: franks

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here