Bengkulu, Jarrakposbengkulu.com Ketua BPC HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) Kabupaten Kaur Muhammad Meggi Oktavia, ST beserta jajarannya dan ketua GSPI (Generasi sosial peduli Indonesia) Provinsi Bengkulu Bung Jonson Manik beserta jajaranya pada hari Senin (7/06/2021) Di ruang Rapat Lantai 1 Gedung Graha DM Jl Bali Kelurahan kampung Bali Kecamatan Teluk Segara melaksanakan rapat bersama dan rapat tersebut juga di ikuti anggota GSPI dan HIMPI Kabupaten Kaur lainnya secara Virtual yang mana rapat tersebut membahas program UMKM yang produktif dan tepat sasaran di tengah Pandemi Covid 19, yang mana rapat tersebut juga di hadiri secara virtual sebagai Narasumber dan Tokoh Masyarakat H.Dadang Mishal, SH, MM dan juga sebagai Pembina HIPMI Kota Bengkulu
Beliau menjelaskan melalui Virtual tentang program UMKM berdasarkan Undang-undang No 20 tahun 2008, dan akan turun langsung ke Kabupaten Kaur dalam membawa program – Program dari beberapa Kementerian dan juga beliau sekaligus akan sosialisasi dalam membantu pembuatan NIB ( Nomor Izin Usaha) SIU (Surat Izin Usaha) untuk pedagang kecil UMKM, yang tepat sasaran, Ungkap Dadang mishal.

Baca Juga :  Mendukung Gerakan Percepat Pembangunan Pariwisata NTT,Kodim 1604/Kupang Gelar Sosialisasi Di Nusa Bungtilu

GSPI Bengkulu dan HIPMI Kaur sepakat kerja sama untuk sosialisasi dan membantu warga pedagang kecil dan pedagang keliling agar mempunyai NIB (Nomor Induk Berusaha) dan SIU (Surat Izin Usaha) di Provinsi Bengkulu. Berdasarkan bantuan UMKM yg bersumber dari KEMENTERIAN KOPERASI.
Jonson Manik sebagai ketua GSPI Bengkulu menjelaskan banyaknya yang tidak tepat sasaran dalam perelasasian bantuan UMKM, seperti yang bukan pedagang mendapatkan bantuan, bahkan dalam satu keluarga bisa mendapat doubel bantuan seperti suami dan istri bahkan anaknya yang belum berkeluarga juga mendapatkan padahal mereka tidak berprofesi sebagai pedagang yang sebenarnya, hasil pantauan Relawan GSPI Bengkulu mereka biasanya sahabat akrab dan keluarga perangkat atau pejabat pemegang kebijakan di daerah, akibat laporan masyarakat dan pantauan Relawan GSPI. Yang sepatutnya, sangat banyak yang tidak menerima bantuan UMKM akibat NIB dan SIU tidak mereka miliki, sebagai syarat mutlak penerima bantuan. Mengevaluasi kejadian tersebut GSPI dan HIPMI terpanggil untuk menuntaskan permasalahan pedagang kecil yang terabaikan maka GSPI dan HIPMI akan memfasilitasi supaya bagi pedagang kecil mendapatkan NIB dan SIU Ungkap Jonson Manik ( Limbeng)

Baca Juga :  Anggota DPRD NTT Fraksi PAN,Siena Katarina "Tolong Cabut Kembali Izin Tambang Dan Semen"
BPC HIMPI dan DPD GSPI Provinsi Bengkulu Membahas Pembuatan NIB dan SIU
Pengurs BPC HIPMI KAUR dan DPD GSPI BENGKULU

 

Ketua BPC HIPMI Kabupaten Kaur Muhamad Meggi Oktavia, ST dan Ketua DPD GSPI Bengkulu Jonson Manik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here