Nasional

Dadang Mishal mengahadiri Konsolidasi GPMN Provinsi Jawa Barat Nyatakan Komitmen Bersama

BOGOR, jarrakposbengkulu.com-Konsolidasi jajaran kepengurusan Gema Perjuangan Maharani Nusantara (GPMN) se Provinsi Jawa Barat digelar pada 12-13 November 2022 di Hotel Lembah Nyiur, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kegiatan yang dihadiri oleh Pembinan GPMN H. Dadang Mishal, SH.,MM Ketua Umum GPMN Dady Palgunadi dan perwakilan dari 12 Dewan Pengurus Daerah (DPD) Kabupaten/Kota, perwakilan dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) dan perwakilan dari Provinsi Banten dan Kabupaten Kebumen itu bertujuan membentuk kembali jajaran kepengurusan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) GPMN Jawa Barat, dimana jajaran kepengurusan DPW sebelumnya berstatus demisioner, sehingga diperlukan pembentukan kepengurusan yang baru

Pembina GPMN Dadang Mishal yang hadir dalam agenda konsolidasi merespon positif kegiatan tersebut. Dadang berharap dengan terbentuknya kepengurusan DPW GPMN Jawa Barat yang baru dinamika organisasi akan semakin hidup dalam mencapai tujuan dan target organisasi. Kehadiran GPMN di Provinsi Jawa Barat diharapkan dapat mengakomodir aspirasi masyarakat Jawa Barat, khususnya bagi mereka yang menyatakan dukungannya terhadap Ketua DPR RI Puan Maharani sebagai Presiden 2024 2029.

“Alhamdulillah dukungan masyarakat terhadap Puan Maharani  terus bermunculan ditengah masyarakat. Dukungan tersebut tentunya merupakan perwujudan rasa terimakasih masyarakat kepada tokoh proklamator  sekaligus Founding Father Bung Karno. Selain itu, dukungan tersebut juga  ekspektasi masyrakat agar Pancasila  diterapkan secara implementatif. Terutama sila ke 5,”  kata Dadang.

Menurut Dadang, figur Puan Maharani dipercayai masyarakat sebagai pemimpin tokoh pemersatu bangsa dan bisa melaksanakan pembangunan secara adil dan merata di setiap pelosok wilayah NKRI.

“Figur Puan Maharani bisa mempersatukan masyarakat dari Sabang sampai Merauke, sehingga diyakini akan melaksanakan pembangunan secara adil dan merata,” tutup Dadang.

Dalam kata sambutannya, Ketua Panitia Pelaksana agenda Konsolidasi, Kahfi Ahmad, menjelaskan bahwa GPMN telah mengakar di masyarakat Jawa Barat. Kahfi optimis bahwa kepengurusan GPMN Jawa Barat akan terus bertumbuh dan berkembang, menyentuh segala lapisan masyarakat yang ada di Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga :  Guna Tingkatkan Pelayanan, Jasa Raharja Bengkulu Lakukan Koordinasi ke RSUD Lebong sekaligus Gali Potensi SWDKLLJ

“Kita akan adakan pendidikan politik  agar kita tahu kemana arah gerakan dan bangsa ini, termasuk pemimpin bangsa kita. Kalau kita pintar, rakyatnya juga pintar, pasti hasil ekonominya akan jadi lebih baik. Itu saya yakin,” ujar Kahfi.

Kahfi menjelaskan bahwa pengurus DPW GPMN yang akan dibentuk harus menjadwalkan agenda Road Show ke seluruh wilayah pelosok Jawa Barat agar seluruh masyarakat di Jawa Barat benar-benar tersentuh oleh GPMN. Dia optimis melalui program Road Show Jawa Barat, GPMN akan memiliki 1000 kader militan GPMN yang hadir di semua Kabupaten/Kota di wilayah Jawa Barat.

“Itu akan kita ciptakan. Saya optimis bila itu terjadi, mereka itu adalah motor – motor penggerak yang ada di Kabupaten/Kota sebanyak seribu orang itu adalah bekal kita untuk berjuang. Itu adalah bekal kita untuk mengatakan bahwa kita akan bisa menang. Karena kita tahu peta politik, bahwa siapa yang bisa menyentuh rakyat dialah yang menang,” sambung Kahfi.

Di kesempatan yang sama, Ketua Umum GPMN Daddy Palgunadi mengingatkan kembali kepada hadirin tentang ajaran para leluhur dalam sambutannya. Daddy membacakan Pitutur Kanekes, sebuah nasehat dari leluhur Sunda, khususnya dari suku Baduy. Daddy menyimpulkan nasehat yang terkandung dari Pitutur Kanekes tersebut yang tak lain adalah agar sesuatu yang baik harus terus dijaga dan dipelihara.

“Itu pesan dari leluhur kita, orang tua kita sendiri. Inilah yang harus terus jadi pegangan kita. Orang tua kita benar-benar memahami bagaimana hidup berselaras dengan alam sehingga membentuk prilaku kita yang cenderung mengarah kepada kebaikan.”

Baca Juga :  Bersama KNPI, Dadang Mishal Gelar Sosialisasi ke UMKM HIPRO

Di bagian lain, Daddy juga mengulas soal Marhaenisme sebagai ajaran Bung Karno yang mengambil ilustrasi dari seorang petani bernama Marhaen, yang hidup di bumi Parahyangan. Daddy menekankan kepada sifat kemandirian yang harus tertanam dalam jiwa setiap kader GPMN. Sifat kemandirian yang juga dibarengi  gaya hidup yang berselaras dengan alam, menjaga dan memelihara segala sesuatu yang baik.

Sementara Penasehat GPMN Gunarso menceritakan sosok figur Ketua DPR RI Puan Maharani dalam kata sambutannya. Dia juga mengulas sejarah berdirinya GPMN dua tahun yang silam.

“Saya tahu GPMN itu adalah independen, sebuah kumpulan pelangi. Para pengurus dan kader berasal dari segala macam latar belakang sosial kemasyarakatan, termasuk beragam pilihan partai. Namun satu hal yang mempersatukan kita adalah kita semua sepakat dan bertekad memberikan dukungan penuh kepada Ibu Puan Maharani sebagai Presiden di periode berikutnya,” tegas Gunarso.

Hiruk-pikuk para hadirin semakin bergema di ruangan acara saat Kahfi Ahmad terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPW GPMN Jawa Barat yang baru. Seluruh perwakilan pengurus yang hadir berharap roda gerak organisasi semakin aktif dan menyentuh segala lapisan masyarakat Jawa Barat dibawah kepengurusan yang baru.

Satu tekad bulat bersama yang menjadi target mereka adalah memenangkan Puan Maharani di bumi Parahyangan Pajajaran. Tekad ini divisualisasikan ke dalam penandatanganan Pakta Integritas “Puan for President 2024 – 2029” oleh masing-masing perwakilan DPD GPMN Kabupaten/Kota se Jawa Barat yang hadir(GPMN).

H Dadang Mishal Pembina GPMN

Banner BengkuLu Jarrakpos   Banner BengkuLu Jarrakpos   Banner BengkuLu Jarrakpos   Banner BengkuLu Jarrakpos   Banner BengkuLu Jarrakpos   Banner BengkuLu Jarrakpos

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button